Semangat Ramadan di SMANSA: Alumni Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Takjil

Intisarinews.co.id – Aroma kebaikan menyelimuti kawasan SMAN 1 Bandar Lampung pada Selasa (10/3/2026) sore.

Bukan sekadar reuni biasa, puluhan alumni lintas generasi—mulai dari angkatan 1972 hingga 2026—memilih kembali ke “rumah lama” mereka untuk satu misi mulia: berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan melalui kegiatan Berbagi Takjil Season ke-3.

Sebanyak 5.200 paket takjil berhasil dikumpulkan dari donasi para alumni. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan simbol ikatan kekeluargaan yang tetap solid meski puluhan tahun telah berlalu sejak mereka menanggalkan seragam sekolah.

*Momen Hangat di Gerbang Sekolah*

Peristiwa menarik terekam di depan gerbang sekolah. Dalam balutan kemeja putih yang rapi, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMANSA, Drs. Yudha Sofyan Hasan, terlihat turun langsung menyapa warga.

Yudha menjabat erat tangan seorang ibu dengan senyum tulus. Tangan kirinya menyerahkan bungkusan takjil berwarna hijau, sebuah simbol kecil yang membawa pesan besar tentang kepedulian. Sorot matanya menunjukkan kesungguhan dalam menjaga agenda tahunan ini tetap hidup.

“Semoga agenda tahunan ini bermanfaat buat kita semua. Insyaallah, tahun depan dukungan takjilnya bisa lebih banyak lagi agar jangkauan kebaikan kita semakin luas,” ujar Yudha di sela-sela pembagian.Selasa (10-3-2026)

Kehangatan serupa juga ditunjukkan oleh Kepala SMAN 1 Bandar Lampung, Suharto. Mengenakan seragam dinas coklat lengkap dengan peci hitam, ia tampak berbaur akrab dengan para alumni dan penerima manfaat.

Suharto dengan penuh rasa syukur menyerahkan paket takjil kepada seorang warga. Senyum simpul di wajah sang kepala sekolah mencerminkan rasa bangga terhadap para alumni yang tidak melupakan akar pendidikan mereka.

“Terima kasih untuk para alumni. Dengan rasa cintanya, mereka kembali ke sekolah dan mengadakan acara sosial ini. Semoga IKA SMANSA makin solid ke depannya,” ungkap Suharto dengan nada haru.

*Menyisir Jalanan hingga Panti Asuhan*

Semangat berbagi ini tidak berhenti di depan pagar sekolah. Ribuan paket tersebut didistribusikan secara merata ke beberapa titik strategis:a

1. Warga sekitar sekolah yang menyambut dengan antusias;

2. Panti Asuhan untuk memberikan keceriaan bagi anak-anak yatim;

2. Perempatan Lampu Merah Tugu Adipura, menyasar para pengendara dan pekerja jalanan yang masih berjuang mencari rezeki menjelang waktu berbuka.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dedikasi alumni SMAN 1 Bandar Lampung melampaui batas-batas ruang kelas.

Melalui bungkusan takjil hijau yang sederhana, mereka mengirimkan pesan kuat: bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, jalan pulang terbaik adalah jalan yang membawa manfaat bagi sesama.

Loading

Related posts

Leave a Comment